Sabtu, 11 Mei 2019

Kado Untuk Mama

Mei 12, 2019

Untuk malaikat yang tak bersayap.

Mama...
Sebelumnya aku ingin memohon maaf karena tak berani mengatakan langsung di hadapanmu saat hari kelahiranmu ini tiba. 
Maaf, karena selama kau melahirkan sosokku aku belum bisa menjadi sosok teladan untuk adik-adikku.
Maaf, aku masih kadang membuat mu kecewa dan sedih.
Maaf, kau kadang menitihkan air mata karena ku yang masih keras kepala ini.
Dan maaf, anakmu ini masih  belum mampu memberimu hadiah yang mewah. Tapi, aku harap tulisanku ini bisa menjadi hadiah yang kau senangi dan membuatmu tersenyum bahagia.

Selamat Ulang Tahun Mamaku Cantik.

Hari ini penuh dengan kebahagiaan juga kesedihan.
Yah, hari ini usiamu bertambah, tapi waktu untuk kita juga telah berkurang.
Kita tak tahu berapa waktu yang tersisa.

Aku tahu dan paham...
Segala yang bernyawa pasti akan mati.
Segala yang datang pasti akan pergi.
Segala yang bertemu pasti akan berpisah.
Segala yang memiliki pasti akan kehilangan.
Tetapi,
Kian hari rasa takutku selalu bertambah, mah.
Takut kehilangan sosokmu sebelum aku menggapai cita-citaku, sebelum aku membanggakan dan membahagiankan mu.
Aku takut kehilangan sosok yang tiap pagi dan malamnya berdoa untuk keberkahan hidupku.
Aku takut orang yang tidak akan pernah berubah dan meninggalkan aku dalam keadaan apa pun harus aku ikhlaskan.

Mah..
Segala yang aku raih kelak memang tak akan membalas segala kasih sayang dan pengorbanan mu.
Tapi, izinkan aku membuatmu bahagia.
Membuatmu menangis karena bangga padaku, bukan karena kecewa.
Bukan pula tertawa dalam derita.

Mama ku yang cantik.
Terima kasih, kau selalu bersamaku dalam situasi apa pun.
Kau selalu berusaha menyempurnakan hidup ku.
Kau memberikan setiap aku minta.
Kau selalu menyembunyikan kepedihan mu untuk bahagiaku.
Kau tak pernah merasa lelah dan letih bekerja untuk anakmu ini yang terkadang durhaka dan membuat mu kecewa ini.

Mama ku tersayang...
Kau wanita hebat.
Kau selalu bisa menyembunyikan lelahmu juga letihmu dengan canda tawa.
Kau menyembunyikan kesedihanmu dengan senyuman yang indah.
Kau menyembunyikan luka yang kau pikul dengan pelukan yang menghangatkan untuk anakmu.

Mama..
Aku tak tahu kapan hari yang paling ku benci itu datang.
Aku hanya ingin engkau tahu.
Kau adalah malaikat dalam hidup ku.
Kau sosok yang tak pernah meninggalkanku ketika semua yang aku sayangi pergi entah kemana.
Kau selalu menjadi tempat pulang terbaik ketika dunia dan seisinya kejam padaku.
Dan aku sangat mencintaimu, sungguh.

Mah...
Aku selalu berdoa pada Yang Maha Kuasa agar kau dilimpahkan keberkahan juga bahagia.
Aku meminta Kepada Yang Maha Mengabulkan kiranya engkau diberi kesehatan dan umur yang panjang agar kita punya waktu lebih lama untuk bersama.
Semoga semesta dan seisinya membantuku meng-aamiin-kan setiap doaku.


Sekali lagi, selama ulang tahun mama.


Salam rindu,
Dari anak mu yang selalu membuatmu menangis dalam doa mu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar